Because of Facebook…

October 28, 2009

Facebook bagiku adalah suatu alat ajaib yang serta merta meruntuhkan batas-batas dalam masa-masa hidupku. Yang membuatku merasa “ditemani” saat aku merasa melangkah sendiri. Karena ketika ku berjuang, pada saat yang sama ada yang melangkah sama sepertiku, ada yang baru memulai, ada yang satu langkah lebih maju, ada yang dua langkah lebih maju. Tapi gerakannya selalu sama. Tidak terhenti. Tidak diam. Tanpa kusadari, facebook mengajariku tentang kehidupan.

Ketika aku membuat list news feed teman-temanku, batas-batas itu terasa semakin kabur. mereka yang mewarnai hari-hariku terlacak. Sampai-sampai yang kupikir hilang kemana ditelan bumi serentak mengucapkan selamat ketika ku nikah. Kadang-kadang kenangan bersama mereka seakan-akan bertabrakan sehingga aku tak bisa merumuskan kesan yang paling bernyawa. Dan tak bisa mengingat kapan tepatnya. Hanya bisa merasakan. Facebook bagiku seperti mesin waktu.

Tanpa terasa aku telah beranjak. Meninggalkan mereka. Mengubah statusku. Mnegubah visi hidupku. Aku bukanlan yang dulu. Dan diriku yang dulu bukan seperti aku yang sekarang. Perubahan itu pasti. Melalui facebook, kesadaran ini mulai membuncah.

Aku harus berjuang. Aku harus survive.

Kadang-kadang dunia maya terlihat lebih eksis daripada kenyataan itu sendiri.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.